Selasa, 07 Juli 2015

Deep In My Heart Part 2 Try to Believe


Part 2 try to believe

Ega, sosok wanita yang sejak dahulu ku impikan, orang yang membuatku jatuh cinta untuk yang pertama kalinya, dan menghancurkan kepercayaanku untuk yang pertama kali dan harap untuk yang terakhir kali karena sekarang aku mencoba untuk melupakannya dan menghapus semua tentang nya, tapi saat ini telepon genggam ku berdering, menandakan sebuah panggilan masuk.

“ia halo maaf ini dengan siapa?” tanyaku langsung
“halo dee,, ini kakak…”

Suara yang tidak asing lagi mengetarkan gendang telingaku, itu suara yang amat sangat ku kenal, suara itu suara dia, ya itu dia, ka ega, orang yg sedang kucoba hapus dari ingatan dan perasaanku. Tapi apa daya hatiku berkata lain.
Karna terkejut mendengar suara ka ega lantas akupun dengan gugup menutup telpon darinya, dalam hati beribu pertanyaan menghiasi benak ku,
Apa yang harus ku lakukan?
Apa dia akan marah?
Apakah dia akan membenciku?
Sebenarnya ada apa dia menghubungiku?
Akhirnya aku berusaha untuk membulatkan tekad  dan  memcoba mengirim ka ega sebuah pesan, untuk menanyakan mengapa dia menelponku namun setelah beberapa jam menunggu pesanku tak kunjung mendapat balasan. Apakah dia marah? Jangan jangan dia membenciku sekarang? Atau bahkan lebih dari itu? Hatiku terus menerus merasakan gelisah yang teramat meresahkan, sampai akhirnya tibalah di hari ke 3 setelah hari dimana aku menutup panggilan ka ega waktu itu.
Hari ini aku sengaja berangkat ke sekolah agak pagi karna ada beberapa tugas yang belum sempat ku kerjakan di rumah, jujur saja bila sudah di rumah raga dan batinku sangatlah malas untuk mengerjakan PR. Pagi itu aku berjalan dari tempat pemberhentian angkutan umum dan menuju ke sekolah, begitu sampai di gerbang sekolah aku di kejutkan oleh orang yang selama ini coba kuhindari, yaitu ka ega, dia memanggilku berkali kali dan akhirnya aku memutuskan untuk menghampirinya walau sedikit terpaksa.